Cheats UM Gunadarma

3


Jangan ngaku anak Gunadarma kalau nggak tahu yang namanya Ujian Mandiri.
Pelaksanaan ujian mandiri (UM) yang dilaksanakan oleh pihak kampus akan membantu mahasiswa yang mendapatkan nilai jelek, buruk dan ancur.
Bagai mana cara mengakali agar bisa sukses dalam menghadapi ujian mandiri???
ujian mandiri akan terdiri dari 500 soal atau lebih. apa mungkin kita bisa menghapal soal dan jawaban sebanyak itu??


Cheat adalah solusinya..
disini saya akan berbagi cheats yang saya sudah coba dan berhasil.
Klik Link untuk download cheat dan data base.

Sistem Kecerdasan Buatan
http://www.4shared.com/rar/jg-Tf6hY/Sistem_Kecerdasan_Buatan.html

Rangkaian Listrik Linier
http://www.4shared.com/rar/phQe1Nno/RANGKAIAN_LISTRIK__SISTEM_LINI.html

Matematika lanjut 1
http://www.4shared.com/rar/TZVNPugB/Matematika_Lanjut_1.html

Fisika Dasar 2
http://www.4shared.com/rar/n37dwBDg/Fisika_Dsr_2.html

Elektronika Dasar
http://www.4shared.com/rar/_KpmUFFm/Eldas.html

Dasar - Dasar Telekomunikasi
http://www.4shared.com/rar/rHQ5g2AY/Dasar_-_Dasar_Telekomunikasi__.html

Bhs Indonesia 2
http://www.4shared.com/rar/z3IXOZ4k/bhs_indonesia_2.html

Matematika Diskrit 1
http://www.4shared.com/rar/Rqbu5Ab_/Matematika_Diskrit_1__2_SKS.html

Matematika Diskrit 2
http://www.4shared.com/rar/L42d_xTq/Matematika_Diskrit_2__2_SKS.html

Matematika Dasar 2
http://www.4shared.com/rar/SuaY65yV/Matematika_Dasar_2__3_SKS.html

Microkomputer
http://www.4shared.com/rar/4znyGyYy/Mikrokomputer.html

Struktur Data
http://www.4shared.com/rar/IwLFis0Y/Struktur_Data.html

Pengantarmuka Pheriperal Komputer
http://www.4shared.com/rar/Pbu-I9BP/Pengantarmuka_pheriperal_kompu.html

Sistem Digital
http://www.4shared.com/rar/TOESpFNe/sistem_digital___-_UM_Gunadarm.html

Matematika Lanjut 2
http://www.4shared.com/rar/o_660a7D/Matematika_Lanjut_2.html

Untuk UM lokal dan utama saya gabung semua.. silahkan download sebutuhnya.
Jangan Lupa di coba di simulasi dulu ya, mungkin saja data basenya sudah di update.
kalau belum punya Simulasi UM bisa didownload dibawah ini.

http://www.4shared.com/rar/GSf4-vAW/simulasi.html
Buat bikin cheat
http://www.4shared.com/rar/6ejTGG3y/UM-Cheatersimulasi.html

INQUIRY LETTER

0

1. Arrange complete business letter


2. Theory of inquiry letter
Definition of Inquiry Letter
A letter of inquiry asks someone for specific information. In some cases, such as a request for promotional material, the recipient will have a clear interest in responding to your letter. In other cases, such as a request for specific information on a product, the recipient may or may not be as motivated to respond quickly. Consequently, always make the tone of the letter friendly and make it easy for the recipient to identify and provide the information you need.
Format of a Letter of Inquiry
Follow this format in writing a letter of inquiry :
a. In the first paragraph, identify yourself and, if appropriate, your position, and your institution or firm.
b. In the second paragraph, briefly explain why you are writing and how you will use the requested information. Offer to keep the response confidential if such an offer seems reasonable.
c. List the specific information you need. You can phrase your requests as questions or as a list of specific items of information. In either case, make each item clear and discrete.
d. Conclude your letter by offering your reader some incentive for responding.
3. The Example of Inquiry Letter and Replay For Inquiry Letter

The example of inquiry letter

The example of replay for inquiry letter

sumber bantuan : google.com
http://raqheelcaze.wordpress.com/2012/11/21/inquiry-letter/

PI Didit Yulianto

1


Berfikiran Induktif & Deduktif " Buku karangan Gorys Keraf "

0

Penalaran Deduktif
Penalaran deduktif adalah penalaran yang berdasarkan pada pengetahuan sebelumnya yang bersifat umum serta menyimpulkan pengetahuan baru yang bersifat khusus.
Penalaran deduktif ini bersifat silogisme, dalam arti penalaran deduktif ini merupakan suatu argumen yang terdiri dari premis-premis dan kesimpulan. Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence). Hubungan antara premis dan konklusi disebut konsekuensi
Hubungan antara premis-premis dengan kesimpulan merupakan hubungan yang tidak terpisahkan satu sama lain. Intinya terletak pada tepat tidaknya “hubungan” antara premis-premis dengan kesimpulan. Selain itu, penalaran dengan cara deduktif bersifat apriori artinya premis-premis yang ada tidak memerlukan pengamatan inderawi atau empiris.
  

Penalaran Induktif
Penalaran induktif berasal dari pengetahuan sebelumnya mengenai sejumlah kasus sejenis, bersifat khusus, individual dan konkrit. Logika induktif berasal dari pengetahuan baru yang disimpulkan dari pengetahuan yang sebelumnya. Pengetahuan baru tersebut bersifat umum. Pada prinsipnya berpikir induktif alur pikirnya dimulai dari hal yang spesifik (khusus) ke arah yang lebih umum. Argumen induktif yang baik merupakan argumen yang benar dengan premis yang bisa memberikan alasan yang jelas dan benar tentang kebenaran dari kesimpulan. Ada beberapa hal yang terkait dengan berpikir induktif yaitu fakta-fakta, premis, kesimpulan dan argumen.
Berikut ini adalah beberapa tipe berpikir induktif (types of inductive argument):
·         A strong inductive argument: suatu argumen dimana premis-premisnya memberikan bukti yang kuat untuk mendukung kesimpulan.
·         A weak inductive argument: suatu argumen dimana premis-premisnya tidak memberikan bukti yang kuat untuk mendukung kesimpulan.
·         A good inductive argument: suatu induktif argumen yang kuat dengan premispremis yang benar.
Kesimpulan yang didapat dalam berpikir deduktif merupakan suatu hal yang pasti, di mana jika kita mempercayai premis--premis yang dipakai sebagai landasan penalarannya, maka kesimpulan penlaran tersebut juga dapat kita percayai kebenaran sebagaimana kita mempercayai premis-premis terdahulu. Hal ini tidak berlaku pada kesimpulan yang ditarik secara induktif, meskipun premis yang dipakainya adalah benar dan penalaran induktifnya adalah sah, namun kesimpulannya bisa saja salah.
Logika induktif tidak memberikan kepastian namun sekadar tingkat peluang bahwa premis-premis tertentu dapat ditarik. Jika selama bulan oktober dalam beberapa tahun yang lalu hujan selalu turun, maka kita tidak bisa memastikan bahwa selama bulan oktober tahun ini juga akan turun hujan. Kesimpulan yang dapat kita tarik dalam hal ini hanyalah pengetahuan mengenai tingkat peluang untuk hujan pada tahun ini juga akan turun.
Bahaya menggunakan logika induktif yaitu terlalu cepat menarik kesimpulan yang berlaku umum, sementara jumlah kasus yang digunakan dalam premis kurang memadai dan premis yang digunakan kurang memenuhi kaedah-kaedah keilmiahan.

Penalaran " Buku karangan Gorys Keraf "

0

Penalaran (reasoning, jalan pikiran) adalah suatu proses berpikir yang berusaha menghubung-hubungkan fakta-fakta atau evidensi-evidensi yang diketahui menuju kepada suatu kesimpulan. Bila kita bandingkan argumentasi dengan sebuah bangunan, maka fakta, evidensi, dan sebagainya dapat disamakan dengan batu bata, batu kali, semen, dsb. Sedangkan proses penalaran itu sendiri dapat disamakan dengan bagan atau arsitektur untuk membangun gedung tersebut. Penalaran merupakan sebuah proses berpikir untuk mencapai suatu kesimpulan yang logis.
Proposisi selalu berbentuk kalimat, tetapi tidak semua kalimat adalah proposisi. Hanya kalimat deklaratif yang dapat mengandung proposisi, karena hanya kaliamat semacam itulah yang dapat dibuktikan atau disangkal kebenarannya. Kalimat-kalimat tanya, perintah, harapan, dan keinginan (desideratif) tidak pernah mengandung proposisi.
III. Inferensi dan Implikasi
Inferensi berasal dari kata Latin inferre yang berarti menarik kesimpulan. Implikasi juga berasal dari bahasa Latin yaitu dari kata implicareyang berarti melibat atau merangkum. Dalam logika, juga dalam bidang ilmiah lainnya, inferensi adalah kesimpulan yang diturunkan dari apa yang ada atau dari fakta-fakta yang ada. Sedangkan implikasi adalah rangkuman, yaitu sesuatu dianggap ada karena sudah dirangkum dalam fakta atau evidensi itu sendiri.
Tiap proposisi dapat mencerminkan dua macam kemungkinan. Pertama, ia merupakan ucapan-ucapan factual sebagai akibat dari pengalaman atau pengetahuan seseorang mengenai sesuatu hal. Kedua, proposisi dapat juga merupakan pendapat, atau kesimpulan seseorang mengenai sesuatu hal.
Untuk membuktikan kebenaran yang terkandung dalam sebuah kesimpulan, harus dicari dan diuji fakta-fakta yang dijadikan landasan untuk menyusun kesimpulan itu. Fakta adalah apa saja yang ada, baik perbuatan yang dilakukan maupun peristiwa-peristiwa yang terjadi atau sesuatu yang ada di alam ini. Fakta adalah hal yang ada tanpa memperhatikan atau mempersoalkan bagaimana pendapat orang-orang tentangnya. Sebaliknya pendapat merupakan kesimpulan (inferensi), penilaian, pertimbangan, dan keyakinan seseorang tentang fakta atau fakta-fakta itu. Sebab itu setiap ucapan yang bersifat factual, atau suatu pernyataan yang didasarkan atas fakta, harus selalu dapat dibuktikan sebagai sesuatu yang benar atau yang mustahil. Sebaliknya pendapat atau kesimpulan hanya dapat diterima atau ditolak karena kebenaran atau kemustahilan faktanya dan cara menghubung-hubungkan fakta itu secara absah.

Book

0


Perkembangan Ejaan yang disempurnakan dibahasa indonesia

0

Seperti yang tercatat dalam sejarah republik indonesia yang tercinta ini. Ejaan yang disempurnakan atau biasa disingkat menjadi EYD adalah ejaan Bahasa Indonesia yang berlaku sejak tahun 1972. Ejaan ini menggantikan ejaan sebelumnya, yaitu Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi yang mulai berlaku sejak tahun 1947.
Dan ini bukan kali pertama penggantian ejaan bahasa indonesia terjadi. Ternyata Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi juga dipakai untuk menggantikan Ejaan Van Ophuijsen yang mulai berlaku sejak tahun 1901. wogh. sejarah kita ternyata memang luar biasa.
Cukup untuk pembahasan tentang EYD, saat ini saya “baru” menyadari pentingnya berbahasa indonesia.. terlebih setelah baru-baru ini saya mulai rajin memperbaharui isi blog saya yang tercinta ini. cieeeeeeee..
Alasan utama saya adalah lalu lintas pengunjung blog. Suatu hal yang mengejutkan, ternyata blog saya juga di kunjungi oleh pecinta informasi dari luar indonesia. Padahal, secara geographic target pada google webmaster tools, saya membidik user Indonesia sebagai “pengunjung” yang saya harapkan dari goggle search engine.
Ternyata ilmu itu bersifat universal. sesuatu yang tidak bisa kita batasi hanya dengan melakukan set pada geographic target. Sungguh sesuatu yang sama luar biasanya dengan sejarah EYD bangsa kita.
Keterkejutan saya atas hadirnya pengunjung asing menimbulkan pertanyaan besar di benak saya. Bagaimana informasi yang saya sajikan dalam bahasa indonesia ini bisa di cerna oleh mereka ?? Kenapa mereka bersikeras untuk membaca padahal semua informasi ini mungkin saja tidak bisa mereka pahami karena perbedaan bahasa ??.
Setelah merenung sejenak saya mendapatkan beberapa kesimpulan, yang mungkin saja terjadi pada saat mereka membaca blog ini :
a. Bahasa Gambar : Dalam 1 Gambar bisa menjelaskan 1000 hal, ini mungkin hanya ibarat pepatah, namun ini bukanlah sesuatu yang mengada-ada. Berapa banyak tulisan yang bisa kita hemat hanya dengan menampilkan 1 gambar saja. Jadi untuk itu, mulai saat ini saya akan berusaha memperbanyak gambar screenshot maupun ilustrasi. (Konsep Blog Hemat Energy)
b. Bahasa Google Translate : Satu-satunya alasan yang masuk akal adalah, mereka menggunakan google translate untuk menterjemahkan bahasa indonesia ke bahasa yang mereka gunakan.
Uji coba google translate, yang saya lakukan baru-baru ini sungguh mengejutkan. Hasil terjemah antara blog saya ke bahasa inggris, hasilnya berantakan. huahahaha memalukan sekali.
Oke setelah melakukan perbaikan kata dan ejaan, tata bahasa penulisan, ternyata hasilnya sungguh luar biasa. Blog saya diterjemahkan secara apik oleh google translate. Selamat untuk saya dan terima kasih untuk google translate.
Ternyata untuk mendapatkan hasil terbaik dari google translate kita harus dan wajib menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar, bukan bahasa prokem, bukan bahasa gaul, apalagi bahasa 4L4y.
Rajin menyunting dan uji coba terjemah google translate adalah satu-satunya solusi.
c. Menggunakan meta tag dan kata kunci yang bisa dijadikan sebagai patokan search engine, bahasa kerennya SEO, Search Engine Optimization. Sehingga informasi yang dicari oleh perambah adalah seperti yang mereka harapkan. Bukan hal yang mengada-ada apalagi mengecewakan.
Untuk hal yang terakhir ini, saya akan berusaha selalu rajin mengikuti update dari site stats nya wordpress, google webmaster tools dan yahoo site explorer. terutama kata kunci yang pengunjung gunakan untuk sampai ke blog tercinta ini.
Mudah-mudahan bisa bermanfaat. Mari Kita Cintai Bahasa Indonesia.

Petani dan 3 orang pengemis

0

Suatu hari ada seorang istri petani yang baru saja pulang dari ladang, Walaupun mereka miskin, Namun mereka tidak pernah mengeluh dan tetap mengucap syukur akan segala hal.


Ketika mereka memasuki rumahnya yang sederhana tiba-tiba mereka terusik akan tiga orang pengemis yang sedang mengobrol di depan rumahnya.

Sang istri petani pun pergi keluar untuk mencoba berbicara terhadap ketiga pengemis tersebut.

Istri petani : Pak saya tidak mengenal kalian, Tetaapi saya tau kalian semua sedang kelaparan, Ayo masuk kerumahku, Ada jagung lebih hasil panen hari ini.

Salah seorang pengemis berkata " Apa suami mu sudah pulang? "

Istri petani : Belum pak.

Seorang pengemis berkata kalau begitu kami akan menunggu suami mu.


Senja pun tiba dan pak tani sudah kembali ke rumahnya yang sederhana untuk makan malam dan beristirahat.
Namun sang istri mencoba berbicara pada suaminya. " Pak tadi ada tiga pengemis kelaparan yang mau minta makan di sini,tapi mereka baru mau masuk kerumah setelah ada bapak "

Pak tani : Baiklah, katakan pada mereka kalau aku sudah pulang dan silahkan ikut makan malam bersama kita.

Bu tani pun segera mengajak ke tiga pengemis tadi untuk makan.

Kata bu tani " Pak,suami ku sudah pulang, Sekarang ayo masuk kerumahku untuk makan malam"

Kata salah satu pengemis " Maaf bu, kami tidak bisa masuk bersama-sama, perkenalkan dia bernama kekayaan, dia bernama kesuksesan (sambil menunjuk ke arah temannya), dan aku sendiri bernama kasih sayang. sekarang tanyakan pada suamimu siapa yang berhak masuk duluan.

Sang bu tani pun masuk dan menceritakan pada sang suami.

Sang suami memilih kekayaan untuk masuk terlebih dahulu " Aku sudah bosan hidup miskin bu, Aku igin menjadi orang kaya"

Bu tani pun tidak kalah hebatnya untuk mencoba berdebat " Bukankah kesuksesan lebih baik pak untuk ladang kita yang selama ini selalu gagal??!!!"

Akhirnya sang anak berteriak dan bersikeras untuk memilih kasih sayang sebagai teman makan malamnya dan permintaan sang anak pun akhirnya mengakhiri perdebatan itu.

Bu tani pun keluar dan bertanya, siapa yang bernama kasih sayang diantara kalian ini?
silahkan,anda masuk duluan.

Si kasih sayang pun berdiri dan berjalan ke arah rumah pak tani,,,,
Namun dua orang temannya tetap saja mengikutinya, sampai-sampai bu tani heran dan bertanya, kenapa kalian mengikuti kasih sayang.

Si kekayaan berkata "kalau anda memilih kesuksesan atau kekayaan, maka yang lainnya akan tinggal di luar, namun karena anda memilih kasih sayang, maka kami berdua akan selalu mengikutinya kemana pun ia pergi.
Ketahuilah, kami ini buta, hanya kasih sayang yang bisa menunjukan jalan kebenaran, kami tidak bisa menjalani hidup tanpa dia"

0

<a href="http://s1187.photobucket.com/albums/z387/diditfals/?action=view&amp;current=cooltext591397552.gif" target="_blank"><img src="http://i1187.photobucket.com/albums/z387/diditfals/cooltext591397552.gif" alt="Photobucket" border="0" /></a>

tugas pak sultan

0


Yang Terlupakan

0

Denting piano kala jemari menari
Nada merambat pelan dikesunyian malam
Saat datang rintik hujan bersama sebuah bayang
Yang pernah terlupakan

Hati kecil berbisik untuk kembali padanya
Seribu kata menggoda seribu sesal didepan mata
Seperti menjelma waktu aku tertawa
Kala memberimu dosa

Oh maafkanlah
Oh maafkanlah

Rasa sesal didasar hati diam tak mau pergi
Haruskah aku lari dari kenyataan ini
Pernah ku mencoba tuk sembunyi
Namun senyummu tetap mengikuti

Sarjana Muda

0

Berjalan seorang pria muda
Dengan jaket lusuh dipundaknya
Disela bibir tampak mengering
Terselip sebatang rumput liar

Jelas menatap awan berarak
Wajah murung semakin terlihat
Dengan langkah gontai tak terarah
Keringat bercampur debu jalanan

Engkau sarjana muda
Resah mencari kerja
Mengandalkan ijazahmu

Empat tahun lamanya
Bergelut dengan buku
Tuk jaminan masa depan

Langkah kakimu terhenti
Didepan halaman sebuah jawatan

Terjenuh lesu engkau melangkah
Dari pintu kantor yang diharapkan
Terngiang kata tiada lowongan
Untuk kerja yang didambakan

Tak perduli berusaha lagi
Namun kata sama kau dapatkan
Jelas menatap awan berarak
Wajah murung semakin terlihat

Engkau sarjana muda
Resah tak dapat kerja
Tak berguna ijazahmu

Empat tahun lamanya
Bergelut dengan buku
Sia sia semuanya

Setengah putus asa dia berucap... maaf ibu...

Si Tua Sais Pedati

0

Bergerak perlahan dengan pasti
Di jalan datar yang berlumpur
Sesekali terdengar geletar cemeti
Diiringi teriakan lantang
Si tua sais pedati

Gerak pedati sebentar berhenti
Tampak si tua sais pedati
Mulai membuka bungkusan nasi
Yang dibekali
Sang istri

Gerak pedati lalu jalan lagi
Singgah disetiap desa
Tanpa ragu ragu tanpa malu malu
Napas segar terhembus dari sepasang lembu
Yang tak pernah merasakan sesak polusi

Dia tak pernah memerlukan
Dia tak pernah membutuhkan
Solar dan ganti oli bensin dan ganti busi
Apalagi charge aki

Dia tak pernah kebingungan
Dia tak pernah ketakutan
Akan kata orang tentang gawatnya
Krisis energi

Gerak pedati dan lenguh lembu
Seember rumput dan geletar cemeti
Seakan suara adzan yang dikasetkan
Sementara itu sang bilal (gawat)
Pulas mendengkur

Puing I

0

Puing berserakan disegenap penjuru
Bekas pertempuran
Bau amis darah sisa asap mesiu
Sesak napasku

Mayat mayat bergeletakan
Tak terkubur dengan layak

Dan burung burung bangkai
Menatap liar
Dan burung burung bangkai
Berdansa senang

Diujung sana banyak orang kelaparan
Diujung lainnya wabah busung menyerang
Disudut sana banyak orang kehilangan
Disudut lainnya bayi bertanya bimbang

Mama kapan ayah pulang?
Mama sebab apa perang?

Mayat mayat bergeletakan
Tak terkubur dengan layak

Dan burung burung bangkai
Menatap liar
Dan burung burung bangkai
Berdansa senang

Banyak jatuh korban
Dari mereka
Yang tak mengerti apa apa

Suara tangis terdengar dari bekas reruntuhan
Seorang ibu muda yang baru melahirkan
Lama meratapi sesosok tubuh mayat suaminya

Dan burung burung bangkai
Menatap liar
Dan burung burung bangkai
Berdansa senang

Tinggi peradaban teknologi berkembang
Senjata hebat terciptakan
Sarana pembantaian semakin bisa diwujudkan
Oh mengerikan

Berhentilah jangan salah gunakan
Kehebatan ilmu pengetahuan
Untuk menghancurkan

Dan burung burung bangkai
Menatap liar
Dan burung burung bangkai
Berdansa senang

Doa Pengobral Dosa

0

Disudut dekat gerbong
Yang tak terpakai
Perempuan ber make up tebal
Dengan rokok ditangan
Menunggu tamunya datang

Terpisah dari ramai
Berteman nyamuk nakal
Dan segumpal harapan
Kapankah datang
Tuan berkantong tebal

Habis berbatang batang
Tuan belum datang
Dalam hati
Resah menjerit bimbang

Apakah esok hari
Anak anakku dapat makan
Oh Tuhan beri
Setetes rezeki

Dalam hati yang bimbang berdoa
Beri terang jalan anak hamba
Kabulkanlah Tuhan

Bangunlah Putra Putri Pertiwi

0

Sinar matamu tajam namun ragu
Kokoh sayapmu semua tahu
Tegap tubuhmu tak kan tergoyahkan
Kuat jarimu kala mencengkeram

Bermacam suku yang berbeda
Bersatu dalam cengkerammu

Angin genit mengelus merah putihku
Yang berkibar sedikit malu malu
Merah membara tertanam wibawa
Putihmu suci penuh karisma

Pulau pulau yang berbencar
Bersatu dalam kibarmu

Terbanglah garudaku
Singkirkan kutu kutu di sayapmu
Berkibarlah benderaku
Singkirkan benalu di tiangmu
Hei jangan ragu dan jangan malu
Tunjukkan pada dunia
Bahwa sebenarnya kita mampu

Mentari pagi sudah membumbung tinggi
Bangunlah putra putri ibu pertiwi
Mari mandi dan gosok gigi
Setelah itu kita berjanji

Tadi pagi esok hari atau lusa nanti

Garuda bukan burung perkutut
Sang saka bukan sandang pembalut
Dan coba kau dengarkan pancasila itu
Bukanlah rumus kode buntut
Yang hanya berisi harapan
Yang hanya berisi khayalan

Hatta

0

Tuhan terlalu cepat semua
Kau panggil satu satunya yang tersisa
Proklamator tercinta

Jujur lugu dan bijaksana
Mengerti apa yang terlintas dalam jiwa
Rakyat Indonesia

Hujan air mata dari pelosok negeri
Saat melepas engkau pergi

Berjuta kepala tertunduk haru
Terlintas nama seorang sahabat
Yang tak lepas dari namamu

Terbayang baktimu
Terbayang jasamu
Terbayang jelas jiwa sederhanamu

Bernisan bangga
Berkafan doa
Dari kami yang merindukan orang
Sepertimu

22 Januari

0

Dua dua Januari
Kita berjanji
Coba saling mengerti
Apa di dalam hati

Dua dua Januari
Tidak sendiri
Aku berteman iblis
Yang baik hati

Jalan berdampingan
Tak pernah ada tujuan
Membelah malam
Mendung yang selalu datang

Kudekap erat
Kupandang senyummu
Dengan sorot mata yang keduanya buta

Lalu kubisikkan
Sebaris kata kata putus asa
Sebentar lagi hujan

Dua buku teori
Kau pinjamkan aku
Tebal tidak berdebu
Kubaca selalu

Empat lembar fotomu
Dalam lemari kayu
Kupandang dan kujaga
Sampai kita jemu

Generasi Frustasi

0

Generasiku banyak yang frustasi
Broken home istilah bule bule luar negeri
Mereka muak lihat papi mami bertengkar
Mereka jijik lihat papi mami selalu keluar

Ada urusan yang tak masuk diakal
Mami sibuk cari bujangan
Papi sibuk cari perawan

Timbang kesal lebih baik aku berhayal
Jadi orang besar seperti Hitler yang tenar
Jadi orang tenar persis Carter juragan kacang

Mata cekung badan persis capung
Tingkah sedikit bingung pikiran mirip mirip orang linglung
Rambut selalu kusut disuruh selalu manggut manggut
Duduk di sudut eh kasihan itu tubuh tinggal tulang sama kentut

Hei mister gelek
Lo tega mata gua kok nggak bisa melek
Hei mister gelek
Duit gopek gua kira cepek
Hei mister gelek
Perut laper ada tape pas gua sikat asem asem
Ndak taunya telek

Imitasi

0

Join join dong aku kita kumpul duit
Dana siap kita berangkat
Pakaian rapi celana potongan nabi
Taplak meja dirombak jadi dasi

Pergi kita cari sasaran
Malam ingin melepas keresahan
Lihat Poppy pakai rok mini
Lihat Nancy pakai bikini
Tapi sayang sudah di booking papi papi

Otakku tegang begitupun kawan sejalan
Cepat putar haluan
Tancap gas kita ngacir
Pergi ke taman lawang

Paginya Totok malamnya Titik
Paginya Sunarto malam Sunarti
Paginya Ahmad malamnya Asye
Paginya Ismet malam Isye

Aku melongo persis kebo bego
Jidat mengkerut persis jidat Darto
Lihat itu potongan habisnya mirip perempuan

Kisah Motorku

0

Hei bapak kopral saya datang mau lapor
Tadi malam waktu saya sedang molor
Telah kehilangan sepeda motor
Dirumah teman saya yang bermata bolor

Baik anak muda kuterima laporanmu
Tapi mengapa kau lapor hari sudah bedug lohor
Juga kenapa kau lapor
Kok hanya pakai celana kolor

Tunggu saja sebulan nanti bapak beri kabar
Sekarang engkau boleh pulang

Lama kutunggu kabar dari bapak kopral
Kenapa nggak nongol-nongol
Sehingga gua dongkol

Lalu aku pergi menuju kantor polisi
Tapi nggak jadi
Sebab kabel listrik perut saya kortsleting
Oh kiranya saya lupa setor tadi pagi

Terpaksa sore hari saya baru pergi
Kontrol
Ternyata sepeda motor ada di garasi
Kantor polisi

Sudah tak beraki
Sudah tak berlampu
Tutup tengki hilang
Kaca spion kok melayang

Dia bilang waktu diketemukan
Sudah demikian

Memang tak beraki kok
Memang tak berlampu kok
Tutup tengki hilang
Kaca spion kok melayang

Bolehkah motor ini saya bawa pulang bapak kopral?
Oh tentu saja boleh engkau bawa pulang
Asal engkau tahu diri

Dongeng Sebelum Tidur

0

Jika sepasang monyet tidur
Jadi buyut moyangku
Jika buyut moyangku tidur
Jadi kakek dan nenekku

Jika kakek dan nenek tidur
Jadi ayah dan ibu
Dan jika ayah dan ibu tidur
Jadi sebiji kepala yaitu kepalaku

Sedangkan waktu aku yang tidur
Nggak jadi apa apa
Yang jadi cuma beberapa pasang kecoak
Dikolong tempat tidurku

Dan seribu armada kutu
Diatas sprei belang bentong kasurku
Walaupun mereka itu kecoak dan kutu
Tetapi mereka tetap darah dagingku

Maka dari itu saya minta dengan amat sangat
Jangan semprotkan baygon sayang

Anakku yang paling tua
Bernama Kecoak Idi Amin
Lahir di Cengkareng
Eh badannya kerempeng
Matanya sedikit jereng
Kalau berjalan seperti Gareng

Anakku Idi Amin orang kaya di Cengkareng
Senang pakai mobil mentereng
Banyak yang tahu mobil si Amin itu mobil curian
Tapi maklum si Amin kebal kerangkeng

Aku benci aku benci sama si Amin
Habis si Amin suka nempeleng
Tapi cuma berani sama tukang kacang goreng
Itu dulu seribu tahun yang lalu

Kini cerita anakku yang nomer dua
Perempuan lho
Cantik molek, manja, seksi lahir di Madura
Sekolah di Karawang

Minum jamunya wah jangan ditanya
Dari jamu galian singset sari rapet
Sampai jamu terlambat datang bulan
Tak pernah ketinggalan

Putriku cantik, putriku molek
Putriku pandai memasak
Dari bistik, spaghetti, rendang ayam, cap cay goreng, udang rebus
Sampai rendang jengkol dia bisa

Tapi mengapa belum juga
Datang lamaran?

Oh iya, hampir saya lupa
Putriku mempunyai dua kekurangan
Yang mungkin itu sebabnya
Putriku vakum dalam dunia percintaan

Putriku memang anggun
Tapi sayang kepala putriku sebesar bola kasti
Itu satu

Dan yang kedua
Putriku tidak boleh kena air
Hayo kenapa?

( Dia alergi? ) bukan, ( Kutu air? ) bukan, ( Ambeien? ) bukan
Ayan

Anakku yang paling bontot pemain sepak bola
Pernah dikirim berguru atau dikirim tamasya ke Brazilia
Enam bulan disana
Begitu pulang kok keok eh kalah semua

Ambulance Zig Zag

0

Deru ambulance
Memasuki pelataran rumah sakit
Yang putih berkilau

Di dalam ambulance tersebut
Tergolek sosok tubuh gemuk
Bergelimang perhiasan

Nyonya kaya pingsan
Mendengar kabar
Putranya kecelakaan

Dan para medis
Berdatangan kerja cepat
Lalu langsung membawa korban menuju ruang periksa

Tanpa basa basi
Ini mungkin sudah terbiasa

Tak lama berselang
Supir helicak datang
Masuk membawa korban yang berkain sarung

Seluruh badannya melepuh
Akibat pangkalan bensin ecerannya
Meledak

Suster cantik datang
Mau menanyakan
Dia menanyakan data si korban

Di jawab dengan
Jerit kesakitan
Suster menyarankan bayar ongkos pengobatan

Ai sungguh sayang korban tak bawa uang

Suster cantik ngotot
Lalu melotot
Dan berkata “Silahkan bapak tunggu di muka!”

Hai modar aku
Hai modar aku
Jerit si pasien merasa kesakitan

Hai modar aku
Hai modar aku
Jerit si pasien merasa diremehkan

tikus-tikus kantor

0

Kisah usang tikus-tikus kantor
Yang suka berenang disungai yang kotor
Kisah usang tikus-tikus berdasi
Yang suka ingkar janji

Lalu sembunyi dibalik meja
Teman sekerja
Didalam lemari dari baja

Kucing datang
Cepat ganti muka
Segera menjelma
Bagai tak tercela

Masa bodo' hilang harga diri
Asal tidak terbukti ah...
Tentu sikat lagi

Tikus-tikus tak kenal kenyang
Rakus-rakus bukan kepalang
Otak tikus memang bukan otak udang
Kucing datang
Tikus menghilang

Kucing-kucing yang kerjanya molor
Tak ingat tikus kantor
Datang men-teror
Cerdik licik
Tikus bertingkah tengik

Mungkin karena sang kucing
Pura-pura mendelik

Tikus tahu sang kucing lapar
Kasih roti jalanpun lancar
Memang sial sang tikus teramat pintar
Atau mungkin sikucing yang kurang
Ditatar

Tince sukarti binti mahmud

0

Tince sukarti binti mahmud
Kembang desa yang berwajah lembut
Kuning langsat warna kulitnya maklum
Ayah arab ibunda cina

Tince sukarti binti mahmud
Ikal mayang engkau punya rambut
Para jejaka takkan lupa
Kerling nakal karti memang menggoda

Jangankan lelaki muda terpesona yang
Tua jompopun gila
Sejuta cinta antri dimeja berada
Sukarti hanya tertawa

Bibirmu hidungmu indah menyatu
Tawamu suaramu terdengar merdu
Tince sukarti hooby memang dia
Bernyanyi
Qasidah rock & roll
Dangdut keroncong ia kuasai...

Tince sukarti ingin menjadi
Seorang penyanyi
Primadona beken neng karti selalu
Bermimpi

Ibu bapaknya enggan memberi restu
Walau sang anak merayu
Tince sukarti dasar kepala batu
Kemas barang dan berlalu

Tince sukarti berlari mengejar mimpi
Janji makelar penyanyi orbitkan sukarti
Jani sukarti hati persetan harga diri
Kembang desa layu tak lagi wangi
Seperti dulu

willy

0

Si anjing liar dari Jogjakarta
Apa kabarmu ?
Kurindu gonggongmu
Yang keras hantam cadas

Si kuda binal dari Jogjakarta
Sehatkah dirimu ?
Kurindu ringkikmu
Yang genit memaki onar

Dimana kini kau berada ?
Tetapkah nyaring suaramu ?

Si mata elang dari Jogjakarta
Resahkah kamu ?
Kurindu sorot matamu
Yang tajam belah malam

Dimana runcing kokoh paruhmu ?
Tetapkah angkuhmu hadang keruh ?

Masih sukakah kau mendengar ?
Dengus nafas saudara kita yang terkapar
Masih sukakah kau melihat ?
Butir keringat kaum (orang) kecil yang terjerat
Oleh slogan slogan manis sang hati laknat
Oleh janji janji muluk tanpa bukti

Dimana kini kau berada ?
Tetapkah nyaring suaramu ?
Dimana runcing kokoh paruhmu ?
Tetapkah angkuhmu hadang keruh ? 

nak

0

Jauh jalan yang harus kau tempuh
Mungkin samar bahkan mungkin gelap
Tajam kerikil setiap saat menunggu
Engkau lewat dengan kaki yang tak bersepatu

Duduk sini Nak dekat pada bapak
Jangan kau ganggu ibumu
Turunlah lekas dari pangkuannya
Engkau lelaki kelak sendiri

Mimpi Yang Terbeli

0

Berjalan di situ...di pusat pertokoan
Melihat-lihat barang-barang yang jenisnya
beraneka ragam
Cari apa di sana....pasti tersedia
Asal uang di kantong cukup
Itu tak ada soal

Aku ingin membeli..kamu ingin membeli
Kita ingin membeli...semua orang ingin membeli
Apa yang dibeli...mimpi yang terbeli...
Tiada pilihan selain mencuri..

Sampai kapan mimpi-mimpi itu kita beli
Sampai nanti sampai habis terjual harga diri
Sampai kapan harga-harga itu melambung tinggi
Sampai nanti sampai kita tak bisa bermimpi

Segala produksi ada disini
Menggoda kita 'tuk memiliki
Hari-hari kita berisi hasutan
Hingga kita tak tau diri sendiri

Melihat anak kecil mencuri mainan
Yang bergaya tak terjangkau olh bapaknya
Yang maling

Mata indah bola pingpong

0

Pria mana yang tak suka
Senyummu juwita
Kalau ada yang tak suka
Mungkin sedang goblok

Engkau baik
Engkau cantik
Kau wanita
Aku cinta

Mata indah bola ping pong
Masihkah kau kosong
Bolehkah aku membelai
Hidungmu yang aduhai

Engkau baik
Engkau cantik
Kau wanita
Aku puja

Jangan marah kalau kugoda
Sebab pantas kau digoda
Salah sendiri kau manis
Punya wajah teramat manis

Wajar saja kalau kuganggu
Sampai kapan pun kurindu
Lepaskan tawamu nona
Agar tak murung dunia

Engkau baik
Engkau cantik
Kau wanita
Aku cinta

Aku puja
Kau betina
Bukan gombal
Aku yang gila

Jangan marah kalau kugoda
Sebab pantas kau digoda
Salah sendiri kau manis
Punya wajah teramat manis

Wajar saja kalau kuganggu
Biar mampus aku rindu
Lepaskan tawamu nona
Agar tak murung dunia

Mata indah bola ping pong
Masihkah kau kosong
Bolehkah aku membelai
Hidungmu yang aduhai

Mata indah bola ping pong
Masihkah kau kosong
Bolehkah aku membelai
Bibirmu yang aduhai

Mata indah bola ping pong
Masihkah kau kosong
Bolehkah aku membelai
Pipimu yang aduhai

Mata indah bola ping pong
Masihkah kau kosong
Bolehkah aku membelai
Jidatmu yang aduhai 

manusia setengah dewa

0

Wahai presiden kami yang baru
Kamu harus dengar suara ini
Suara yang keluar dari dalam goa

Goa yang penuh lumut kebosanan
Walau hidup adalah permainan
Walau hidup adalah hiburan
Tetapi kami tak mau dipermainkan
Dan kami juga bukan hiburan

Turunkan harga secepatnya
Berikan kami pekerjaan
Pasti kuangkat engkau
Menjadi manusia setengah dewa

Masalah moral masalah akhlak
Biar kami cari sendiri
Urus saja moralmu urus saja akhlakmu
Peraturan yang sehat yang kami mau

Tegakkan hukum setegak-tegaknya
Adil dan tegas tak pandang bulu
Pasti kuangkat engkau
Menjadi manusia setengah dewa

Turunkan harga secepatnya
Berikan kami pekerjaan
Tegakkan hukum setegak-tegaknya
Adil dan tegas tak pandang bulu
 Pasti kuangkat engkau
Menjadi manusia setengah dewa

Wahai presiden kami yang baru
Kamu harus dengar suara ini

Oemar Bakri

0

Tas hitam dari kulit buaya
"Selamat pagi!", berkata bapak Oemar Bakri
"Ini hari aku rasa kopi nikmat sekali!"
Tas hitam dari kulit buaya
Mari kita pergi, memberi pelajaran ilmu pasti
Itu murid bengalmu mungkin sudah menunggu

(*)
Laju sepeda kumbang di jalan berlubang
S'lalu begitu dari dulu waktu jaman Jepang
Terkejut dia waktu mau masuk pintu gerbang
Banyak polisi bawa senjata berwajah garang

Bapak Oemar Bakri kaget apa gerangan
"Berkelahi Pak!", jawab murid seperti jagoan
Bapak Oemar Bakri takut bukan kepalang
Itu sepeda butut dikebut lalu cabut, kalang kabut, cepat pulang
Busyet... Standing dan terbang


Reff.
Oemar Bakri... Oemar Bakri pegawai negeri
Oemar Bakri... Oemar Bakri 40 tahun mengabdi
Jadi guru jujur berbakti memang makan hati
Oemar Bakri... Oemar Bakri banyak ciptakan menteri
Oemar Bakri... Profesor dokter insinyur pun jadi
Tapi mengapa gaji guru Oemar Bakri seperti dikebiri

Kembali ke (*)

Bapak Oemar Bakri kaget apa gerangan
"Berkelahi Pak!", jawab murid seperti jagoan
Bapak Oemar Bakri takut bukan kepalang
Itu sepeda butut dikebut lalu cabut, kalang kabut

Bakrie kentut... Cepat pulang
Oemar Bakri... Oemar Bakri pegawai negeri
Oemar Bakri... Oemar Bakri 40 tahun mengabdi

Jadi guru jujur berbakti memang makan hati
Oemar Bakri... Oemar Bakri banyak ciptakan menteri
Oemar Bakri... Bikin otak seperti otak Habibie

Tapi mengapa gaji guru Oemar Bakri seperti dikebiri

Ethiopia

0

Dengar rintihan berjuta kepala
Waktu lapar menggila
Hamparan manusia tunggu mati
Nyawa tak ada arti

Kering kerontang meradang
Entah sampai kapan
Datang tikam nurani
Selaksa do'a penjuru dunia

Mengapa tak robah bencana
Menjerit Afrika mengerang Ethiopia
Ethiopia Ethiopia Ethiopia Ethiopia
Ethiopia Ethiopia Ethiopia Ethiopia

Derap langkah sang penggali kubur
Angkat yang mati dengan kelingking
Parade murka bocah petaka
Tak akan lenyap kian menggema

Nafas orang-orang disana
Merobek telinga telanjangi kita

Lalat-lalat berdansa cha cha cha
Berebut makan dengan mereka

Tangis bayi ditetek ibunya
Keringkan airmata dunia

Obrolan kita dimeja makan
Tentang mereka yang kelaparan

Lihat sekarat dilayar Tv
Antar kita pergi ke alam mimpi

Ethiopia Ethiopia Ethiopia Ethiopia
Ethiopia Ethiopia Ethiopia Ethiopia

Disana terlihat ribuan burung nazar
Terbang disisi iga-iga yang keluar

Jutaan orang memaki takdirnya
Jutaan orang mengutuk nasibnya

Jutaan marah....jutaan marah
Tak bisa berbuat apa-apa

Setiap detik selalu saja ada yang merintih
Setiap menit selalu saja ada yang mengerang

Aku dengar jeritan dari sisni...aku dengar
Aku dengar tangismu dari sini...aku dengar

Namun aku hanya bisa mendengar
Aku hanya bisa sedih

Hitam kulitmu sehitam nasibmu kawan
Waktu kita asik makan waktu kita asik minum

Mereka haus..........mereka lapar
Mereka lapar...mereka lapar

Galang rambu anarki

0

Galang rambu anarki anakku
Lahir awal januari menjelang pemilu
Galang rambu anarki dengarlah
Terompet tahun baru menyambutmu

Galang rambu anarki ingatlah
Tangisan pertamamu ditandai bbm
Membumbung tinggi (melambung)

Reff:
Maafkan kedua orangtuamu
Kalau tak mampu beli susu
Bbm naik tinggi
Susu tak terbeli orang pintar tarik subsidi
Mungkin bayi kurang gizi (anak kami)

Galang rambu anarki anakku

Cepatlah besar matahariku
Menangis yang keras, janganlah ragu
Tinjulah congkaknya dunia buah hatiku

Doa kami di nadimu

makalah Alarm lemari ES

0


program LDR

0


analisa rangkaian suara tiruan jangkrik

0